Definisi Perawan Menurut Ulama

fiqhmenjawab.net ~ Perawan Menurut Ulama Madzhab Syafi’iyah:   وقال الشافعية: الثيب: من زالت بكارتها، سواء زالت البكارة بوطء حلال كالنكاح، أو حرام كالزنا، أو بشبهة في نوم أو يقظة،...
Gambar ilustrasi
fiqhmenjawab.net ~ Perawan Menurut Ulama Madzhab Syafi’iyah:
 
وقال الشافعية: الثيب: من زالت بكارتها، سواء زالت البكارة بوطء حلال كالنكاح، أو حرام كالزنا، أو بشبهة في نوم أو يقظة، ولا أثر لزوالها بلا وطء في القبل كسقطة وحدة طمث، وطول تعنيس وهو الكبر، أو بأصبع ونحوه في الأصح، فحكمها حينئذ حكم الأبكار.
 
Dikatakan oleh Ulama Syafi’iyyah, bahwa yang dimaksud hilangnya perawan adalah wanita yang telah hilang keperawanannya sebab persenggamaan (hubungan badan)yang halal seperti pernikahan atau persenggemaan yang haram (diluar nikah) seperti akibat zina atau persenggamaan yang syubhat (hubungan badan tidak diketahui statusnya) saat tidur atau terjaga.
 
Dan tidak mempengaruhi hilangnya keperawanan yang bukan akibat persenggamaan dialat kelaminnya seperti akibat jatuh, kelancaran darah haid, atau lamanya menjadi perawan, dan menurut pendapat yang paling shahih bahkan akibat jari jemari dan sejenisnya alat lain yang dimasukkan, maka hukum wanita yang demikian dihukumi wanita perawan. [Al-Fiqh al-Islaam IX-198].
 
 
والبكر اسم لامرأة لم تجامع أصلا ويقال لها : بكر حقيقة فمن زالت بكارتها بوثبة أو حيض قوي أو جراحة أو كبر فإنها بكر حقيقة ومثلها من تزوجت بعقد صحيح أو فاسد ولكن طلقت أو مات عنها زوجها قبل الدخول والخلوة أو فرق بينهما القاضي بسبب كون زوجها عنينا أو مجبوبا فإنها بكر حقيقة
 
Perawan adalah istilah bagi wanita yang belum pernah menjalani persenggamaan sama sekali, wanita yang demikian dinamakan perawan asli. Dan disebutkan juga : Wanita yang hilang keperawanannya akibat terjungkir, haid yang kuat, luka, atau lama menjadi perawan juga dikategorikan perawan asli,
 
Begitu juga wanita yang telah menikah dengan ikatan yang sah atau rusak tetapi ia telah ditalak atau ditinggal mati suaminya sebelum digauli dan dicumbui juga tergolong perawan, atau wanita yang dipisahkan oleh seorang hakim dari suaminya yang impoten atau terpotong alat kelelakiannya juga tergolong perawan asli. [Al-Fiqh ala Madzaahib al-Arba’ah IV-23].
 
 
Perawan Menurut Ulama Madzhab Hanafiyah:
 
والبكر اصطلاحا عند الحنفية : اسم لامرأة لم تجامع بنكاح ولا غيره ، فمن زالت بكارتها بغير جماع كوثبة ، أو درور حيض ، أو حصول جراحة ، أو تعنيس : بأن طال مكثها بعد إدراكها في منزل أهلها حتى خرجت عن عداد الأبكار فهي بكر حقيقة وحكما [(3) رد المحتار على الدر المختار 2 / 302 دار إحياء التراث العربي .]
 
Dan perawan menurut kalangan ulama Hanafiyyah adalah istilah bagi wanita yang bisa hilang keperawanan itu sebab pernikahan dan bukan lainnya. Wanita yang hilang keperawanannya akibat selain persenggamaan seperti akibat terjungkir, haid yang kuat, akibat luka atau perawan yang lama juga dikategorikan perawan asli baik secara hakikat maupun hukumnya.
 
Perawan Menurut Ulama Madzhab Malikiyyah:
 
وعرفها المالكية : بأنها التي لم توطأ بعقد صحيح ، أو فاسد جرى مجرى الصحيح . وقيل : إنها التي لم تزل بكارتها أصلا [(1) حاشية الدسوقي على الشرح الكبير 2 / 281 ط عيسى الحلبي بمصر .]) .
 
Dan menurut kalangan madzhab Malikiyyah mengartikan bahwa perawan adalah wanita yang belum pernah senggama (hubungan badan) dengan akad yang shahih atau akad yang rusak yang mendudukinya, sebagian pendapat menyatakan perawan adalah istilah dari wanita yang belum hilang keperawanannya sama sekali. [Al-Mausuu’ah al-Fiqhiyyah VIII-178].
 
 
Kesimpulan:
 
Gugurnya atau terlepasnya sebuah keperawanan adalah terletak pada definisi “idzkholuzzakar ilaa farji” masuknya alat kelamin laki-laki (penis) kedalam alat kelamin perempuan (vagina). Hal ini (keperawanan) bisa gugur dan disebut tidak perawan lagi apabila vagina di masuki oleh penis, baik kemasukan itu setelah akad ataupun di luar akad (nikah). Baik penis itu kecil yang tidak sampai merusak selaput darah, maupun besar. Berdasarkan dalil diatas dari ulama madzhab yang mu’tabar. Wallahu A’lam.[]

Comments

comments

RELATED BY

  • Hikmah Harlah NU 1992: Kesetiaan kepada NKRI dan Pancasila

    fiqhmenjawab.net ~ 2 Maret 1992. Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta, siap menampung 2 juta nahdliyyin. Tentu saja aparat pemerintah dibuat heboh dengan kegiatan yang dihelat oleh PBNU di bawah...
  • Setan Dibelenggu Saat Ramadhan, Kenapa Kita Masih Bisa Maksiat?

    fiqhmenjawab.net ~ Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِذَا كَانَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الرَّحْمَةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ “Jika masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu rahmat dibukan, pintu-pintu Jahannam ditutup...
  • Kisah Lucu Santri Kyai Kholil Salah Doa

    fiqhmenjawab.net ~ Apa jadinya jika kita mengamalkan doa yang salah, namun doa itu tetap manjur? Berikut ini adalah kisah lucu salah seorang santri dari Kyai Kholil Bangkalan, Madura. yang...
  • Gus Dur dan Pencacinya

    fiqhmenjawab.net ~ Siapa yang banyak mencaci, maka ia akan banyak dicaci. Sebab, mencaci akan melukai hati orang yang dicaci sehingga yang dicaci cenderung akan balas mencaci. Bayangkan jika yang...